Exchange Traded Fund (ETF)

ETF adalah Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang unit penyertaannya diperdagangkan di Bursa Efek. Meskipun ETF pada dasarnya adalah reksa dana, produk ini diperdagangkan seperti saham-saham yang ada di bursa efek. ETF merupakan penggabungan antara unsur reksa dana dalam hal pengelolaan dana dengan mekanisme saham dalam hal transaksi jual maupun beli.

Berikut beberapa perbedaan ETF dengan Reksa Dana:

     Stock Mutual Fund ETF
Perdagangan melalui Via Manajer Investasi atau Agent Penjual Reksa Dana
  • Dealer Partisipan di Pasar Primer
  • Broker manapun di Pasar Sekunder
Minimum pembelian 1 unit Pasar primer: Creation unit ( = 1000 lot = 100.000 unit)
Pasar sekunder: 1 Lot (100 unit)
Biaya Transaksi Biaya pembelian dan penjualan kembali (umumnya 1% hingga 3%) Sesuai dengan biaya komisi broker/broker fee
Risiko Transaksi Risiko Manajer Investasi dari pengelolaan portofolio Dapat dikontrol (lebih rendah) karena transaksi jual/beli ETF dapat dilakukan setiap saat selama jam bursa berlangsung
Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/UP) Perhitungan NAB/UP dilakukan satu kali setelah penutupan jam Perdagangan di BEI Perhitungan indikasi NAB/UP (iNAV) dilakukan setiap saat selama jam perdagangan BEI
Harga Akhir hari Real time
Underlying Saham Indeks Acuan
Settlement T+7 (tujuh hari setelah transaksi dilakukan) T+2 (tiga hari setelah transaksi dilakukan)
Dealer Partisipan Tidak ada Ada

Dealer Partisipan adalah Anggota Bursa yang bekerja sama dengan Manajer Investasi (MI) pengelola ETF untuk melakukan penjualan atau pembelian Unit Penyertaan ETF. Saat ini di Indonesia ada 5 (lima) Dealer Partisipan yakni Bahana Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Philip Sekuritas, Sinarmas Sekuritas dan Indopremier Sekuritas.

Keuntungan ETF

Berikut ini merupakan keunggulan investasi pada ETF dibandingkan dengan alternatif investasi lainnya:

Tujuan Berinvestasi ETF

Tujuan dari berinvestasi ETF adalah sebagai berikut:

    1. Diversifikasi: Diversifikasi secara otomatis atas beberapa saham unggulan dalam sekali order.

    2. Fleksibilitas: Memanfaatkan fleksibilitas jual/beli yang tinggi, karena dapat langsung melakukan pembelian maupun penjualan ETF selama jam bursa berlangsung selayaknya saham.


Mekanisme Transaksi ETF

Berikut ini merupakan mekanisme transaksi ETF :


Peraturan ETF

Pengawasan ETF dilakukan oleh tiga pihak, yakni OJK, BEI dan KSEI. Transaksi ETF di Indonesia diatur oleh peraturan berikut ini :

ETF Tercatat

Per 27 Mei 2019, terdapat 28 ETF yang tercatat di BEI. Informasi terkait ETF selengkapnya dapat dilihat di sini.